Pawon Glagahan Boyolali, Menikmati Sajian Lezat di Tengah Sungai



Jika kita berkunjung ke sebuah tempat makan atau restoran, saung atau lesehan biasanya kita akan mendapati ruang makan yang bersih dan kering lengkap dengan meja makan dan kursi yang memang telah disediakan oleh pemiliknya. Namun ada yang berbeda dari tempat kuliner Boyolali  Pawon Glagahan yang satu ini.  Jika Sahabat KuLo bertandang ke tempat makan yang satu ini, Kamu akan mendapati tempat makan yang didisediakan di tengah-tengah aliran sungai, sudah pasti Sahabat KuLo harus siap basah-basahan jika makan di sini. Gimana ya keseruan makan di sini? Simak yuk!

Memanfaatkan Media Sosial

Pawon Glagahan yang unik ini termasuk salah satu tempat wisata kuliner yang baru resmi di buka di 11 Maret 2017, di prakarsai oleh seorang seniman campursari berjuluk Cak Diqin. Pemilik nama lengkap H. Sodhiqin ini tak butuh waktu lama untuk memperkenalkan usaha barunya ini, pasalnya dengan bantuan media sosial orang-orang dari Boyolali dan sekitarnya mulai penasaran dengan sensasi makan di tengah sungai.
Bagaimana tidak, jika biasanya sebuah rumah makan memilih sungai hanya sebagai pelengkap pemandangan dengan memilih membangun rumah makan diatas tebing atau di pinggiran sungai, berbeda halnya dengan Pawon Glagahan Boyolali yang benar-benar mengusung konsep “Madang Ning Kali” atau berarti makan di kali dalam bahasa Indonesia. Meja dan kursi diletakkan ditengah sungai dengan aliran air yang jernih. Jika Sahabat KuLo ingin bersantap makan di sini, jangan lupa melepasakan alas kaki dan membawa baju ganti.
Selain berkonsep makan di tengah sungai Kuliner Boyolali Pawon Glagahan juga mengangkat tema Bali yang cukup kental. Hal ini terlihat dari kain bermotif hitam putih yang banyak dijadikan ornamen penghias di area Pawon Glagahan. Tambahan Payung Emas seperti di Pulau Dewata semakin menambah kesan seperti tengah berlibur di Bali.
Sensasi Makan di Tengah Sungai (foto : Pawonglagahan)

Fasilitas Lengkap dan Menu yang Beragam

Tempat kuliner Boyolali Pawon Glagahan telah dilengkapi dengan beberapa fasilitas yang memadai, seperti Gazebo, joglo, serta panggung hiburan untuk acara live musik dan beberapa fasilitas lain. Salah satu yang menjadi favorit pengunjung adalah kolam renang yang memiliki panorama sungai dan persawahan, serasa di Ubud. Meski masih terbilang baru tetapi fasilitas yang disediakan pihak pengelola cukup memadai.

Fasilitas di Pawon Glagahan (foto : dolanboyolali)

Untuk makanannya sendiri Sahabat KuLo bisa memesan menu-menu kampung khas masakan asli Boyolali, seperti sayur lodeh, nasi pecel , soto dan masih banyak lagi yang lainnya. MinLo yakin deh buat Kamu yang kangen sama kampung halaman bakalan bertah berlama-lama disini. Selain makanan berat, Kamu juga bisa memesan camilan seperti onion ring, kentang goreng atau singkong goreng.
Wah penasaran kan? Ingin merasakan sensasi makan di tengah sungai? Sahabat KuLO bisa langsung datang ke kuliner Boyolali Pawon Glagahan yang berlokasi di Dukuh Glagahan, Desa Jipangan, Kecamatan Banyudono, Boyolali. Harga tiket masuknya juga terbilang murah hanya rp. 3000 saja untuk masuk ke kolam renang, sedangkan harga makanan bisa dinikmati mulai dari Rp. 10.000 saja perporsi.
Salah satu menu di Pawon Glagahan (foto : Sragenkita)

Sungguh tempat yang cocok untuk bersantai dan melepas penat bersama keluarga dan sahabat tanpa khawatir kantong  bolong.  Jika kesana jangan terlalu pagi atau terlalu malam, karena kuliner Boyolali Pawon Glagahan hanya buka dari pukul 11.00 sampai dengan 18.00 WIB saja. Sudah nggak sabar ingin mencoba sendiri bukan? Jangan lupa bertandang ke Pawon Glagahan di Boyolali.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.