10 Kuliner Khas Wonogiri, Apa Saja Ya?


Di sebelah ujung tenggara provinsi Jawa Tengah, terdapat sebuah kabupaten yang berbatasan langsung dengan dua propinsi lainnya. Kabupaten tersebut adalah Kabupaten Wonogiri, yang merupakan daerah dengan wilayah yang berbatasan langsung dengan 2 provinsi, yaitu Jawa Timur di sebelah timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di sebelah baratnya. Sedangkan di sebelah selatan kabupaten ini berhadapan langsung dengan bibir pantai laut selatan (Samudera Indonesia).

Daerah yang mayoritas masih berupa hutan dan perbukitan ini dihuni oleh sekitar  928.904 jumlah penduduk. Letaknya yang berada didaerah yang berbatasan dengan banyak daerah membuatnya kaya akan budaya dan kuliner.

Wonogiri mungkin tak setenar kota Solo (Surakarta) atau Yogyakarta (DIY) yang berbatasan langsung dengannya, namun demikian daerah ini ternyata kaya akan ragam kuliner yang khas dan nikmat lho. Apa saja ragam  makanan khas wonogiri yang patut kamu coba? Simak ulasannya berikut ini ya!


1. Lentho Goreng


Lentho, kuliner khas Wonogiri (foto : diahdidi.com)


Lentho adalah panganan (makanan) yang dibuat dari kacang tholo dan parutan singkong. Ragam makanan khas wonogiri ini sudah ada dari sejak jaman penjajahan belanda dahulu, sehingga bisa dibilang sangat legendaris. Saat ini lentho telah     banyak dikonsumsi oleh masyarakat, bahkan tak Cuma di Wonogiri, tetapi juga di banyak daerah lainnya, tentu dengan varian bahan yang telah dimodifikasi.


2. Jangan Lombok Ijo

Jangan Lombok Ijo, Kuliner Khas Wonogiri (foto : cookpad)

‘Jangan’ di dalam kata ‘jangan lombok ijo’ tidak berati ‘tidak boleh’ sehingga seolah memiliki makna ‘tidak boleh lombok ijo’. Dalam budaya jawa kata ‘jangan’ memiliki masakan sayur, sehingga bila diartikan jangan lombok ijo berarti masakan sayur lombok hijau (atau cabai keriting).

Bila ingin mengenal kenikmatan makanan khas wonogiri, kamu bisa mulai dari masakan ini. Kuah santannya memberi sensasi gurih nan nikmat, serta segar di mulut. Dalam penyajiannya jangan lombok ijo biasanya menyertakan tahu atau tempe ‘bosok’ di dalam menunya, hal ini untuk menambah rasa dan kesan ‘segar’ tersebut. 

3. Ikan Wader Goreng

Ikan Wader Goreng, Kuliner Khas Wonogiri (foto : blogwisata.com)
Masyarakat Wonogiri umumnya sangat familiar dengan masakan ikan wader goreng. Bahkan di banyak tempat di Wonogiri, ikan wader goreng tergolong camilan wajib saat makan dirumah. Selain harganya murah, ikan wader sangat mudah didapat di pasar-pasar setempat.


Ikan wader goreng umumnya berasal dari hasil tangkapan dari Waduk Gajah Mungkur yang letaknya tak jauh dari ibukota kabupaten, ikan wader goreng juga merupakan salah satu lauk favorit bagi masyarakat kebanyakan di Wonogiri. Kalau sudah digoreng, rasa kriuk dan renyah pasti akan terasa disekitar mulut. Di Wonogiri, ikan wader goreng ini seolah sudah menjadi lauk pelengkap yang sering dipakai dalam jamuan-jamuan di rumah penduduk. Ada baiknya kamu cari makanan ini kalau berkunjung ke Wonogiri, bisa buat oleh-oleh khas Wonogiri juga lho.

4. Nasi Tiwul

Nasi Tiwul, Kuliner Khas Wonogiri (foto : ytimg.com)
Tiwul merupakan signature alias menu andalan yang lain dari Wonogiri. Makanan sederhana ini sudah ada dari sejak jaman dahulu. Bahan-bahan pembuatnya pun hanya berasal dari singkong kering yang dihaluskan, dan tampilannya sekilas mirip dengan tumpukan nasi ketika dihidangkan. Dalam penyajiannya nasi Tiwul sering dilengkapi dengan parutan kelapa dan cairan pemanis dari gula kelapa, yang lazim disebut juruh.

Nasi Tiwul jaman dahulu sempat menjadi makanan pokok masyarakat pedesaan di Wonogiri juga lho. Meskipun sederhana, namun menyehatkan lho. Plus rasa manis yang dihasilkan oleh nasi Tiwul akan memberi rasa nikmat yang alami bagi para penikmatnya.

5. Cabuk Wijen

Cabuk Wijen, Kuliner Khas Wonogiri (foto : birohumas.jatengprov.go.id )
Cabuk atau cabu adalah jenis makanan yang unik. Makanan ini merupakan hasil olahan dari campuran biji wijen dan merang padi yang dibakar. Rasa yang nikmat dari Cabuk wijen bisa kamu dapatkan setelah membakar Cabuk sebelum disantap. Sekilas tampak mirip dengan tampilan nasi bakar dari Bandung, bedanya keunikan bahan yang dipakai bukanlah nasi yang berisi lauk, tapi olahan biji wijen.

Saking uniknya makanan ini, kamu akan kesulitan mendapatkannya diluar Wonogiri, karena memang jarang sekali dijual di luar Wonogiri. Cabuk wijen merupakan makanan khas dan asli berasal dari Kabupaten Wonogiri.


6. Besengek

Besengek Tempe Benguk, Kuliner Khas Wonogiri (foto : langgamlangitsore.blogspot.com )
Tempe Besengek atau yang lebih dikenal dengan nama Besengek adalah jenis makanan yang dibuat dari tempe Koro. Biasanya dibungkus dengan lembaran daun jati atau daun pisang dan bisa kamu temukan di banyak lokasi pasar tradisional yang ada di wilayah Wonogiri, dengan harga sekitar Rp 3.000,- per bungkusnya. Jenis makanan ini sangat cocok untuk teman lauk sarapan di pagi hari. Coba yuk!

7. Pindang Kambing

Pindang Kambing, Kuliner Khas Wonogiri (foto : blog.unnes.ac.id/rositakusumaningrum)
Apa yang terjadi bila dua masakan yang berbeda dipadukan menjadi satu ? Waah kelihatannya keren yah, bisa jadi rasa yang ditimbulkan akan dobel enaknya. Nah, hal inilah yang akan kamu jumpai saat menyantap masakan khas Wonogiri yang bernama Pindang Kambing. Pindang Kambing berasal dari olahan kikil (kulit) dan jeroan Kambing yang dipadukan dengan Pindang. Dijamin bisa membuatmu ketagihan deh.

8. Geti

Geti, Kuliner Khas Wonogiri (foto : tulungagungtourism)
Kalau kamu penggemar makanan tradisional yang enak, manis dan alami, maka kamu wajib mencoba Geti. Geti merupakan makanan yang dibuat dari jahe, gula jawa dan wijen. Di Wonogiri makanan ini sangat diminati para pendatang sebagai oleh-oleh khas Wonogiri. Selain sedap di mulut, sensasi gula merah dan jahe yang  lumer saat dikulum akan merasuk hangat di lida. Harga makanan yang menjadi oleh-oleh favorit Wonogiri ini juga murah kok, jadi bisa memborong banyak Geti untuk oleh-oleh di rumah kan?

9. Kacang Mede

Kecang Mede, Kuliner Khas Wonogiri (foto : kacangmete.net)
Kacang Mede merupakan jenis cemilan yang asyik untuk menemani saat-saat santai dan kumpul bersama teman-teman kamu. Betapa tidak, cemilan yang terkenal renyah dimulut ini berasal dari biji jambu mede yang telah dikeringkan dibawah terik matahari.


Cemilan ini biasanya diberi varian rasa gurih pedas, asin dan pedas manis. Selain memiliki tekstur yang keras namun lembut saat dikunyah. Kacang Mede juga memiliki manfaat besar untuk mencegah kanker, mencegah batu empedu dan diabetes, membunuh bakteri pada gusi, bahkan dapat mengurangi stress dan menjaga berat badan! Hebat bukan?

Dengan segudang manfaat dan rasa yang nikmat,  Kacang Mede menjadi makanan khas Wonogiiri yang disukai oleh semua orang, termasuk pengunjung atau wisatawan dan sering dibawa sebagai oleh-oleh.

10. Ayam Panggang

Ayam Panggang Khas Wonogiri (foto : resepmasakankue)
Ayam panggang  juga jadi makanan khas Wonogiri ? Masa sih? Ayam panggang kan dimana-mana sama?

Betul memang, tapi ayam panggang juga menjadi makanan khas dari Wonogiri loh. Di banyak warung yang menjual ayam bakar Wonogiri, ayam panggang akan dihidangkan bersama sambal dadak dan urap sayur dengan bumbu kelapa diatasnya. Dijamin sedap deh. Menu ayam panggang Wonogiri pun sekarang banyak ditiru menjadi menu utama beberapa waralaba kuliner di Indonesia. 

Itulah 10 kuliner khas Wonogiri versi kulinersoloraya.com. Semoga dengan ulasan-ulasan singkat diatas dapat menambah wawasan kamu dan siapa tahu kamu juga mau mencicipi kenikmatan kuliner khas Wonogiri ini. Selamat mencoba ya!

2 komentar:

  1. Itu yg besengek, sekilas bacanya brengsek ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…
    Anyway makanan2nya bikin ngiler..

    BalasHapus
  2. Kacang mede salah satu favorit saya nih. Cuma kalo makan terlalu banyak bisa bikin kolesterol.

    BalasHapus

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.